Home/Artikel/DJI Osmo Pocket 4P: Senjata Rahasia...
Review Produk
DJI Osmo Pocket 4P: Senjata Rahasia Perang Harga atau Cuma Gimmick Dua Lensa?
Agus kurniawan
17 Juli 2026
19 views
3 menit baca
Peluncuran Pocket 4P bikin heboh bukan cuma karena spesifikasinya yang gahar, tapi karena DJI nekat memainkan strategi harga agresif di bawah kompetitor. Di balik layar muter dan dual-camera 1-inch, ada taktik jitu yang sengaja dirancang buat mengunci pasar. Tapi, apakah langkah ini cukup buat mengalahkan kelebihan para pesaingnya? Yuk, bedah sisi lain di balik kemasan mungilnya!
Nah, kalau bahas dari sisi lain, Osmo Pocket 4P ini emang lagi jadi pusat perhatian banget di dunia kamera. Bukan cuma karena speknya mantap, tapi juga karena drama dan strategi di balik peluncurannya. Coba kita bedah dari beberapa sisi yang mungkin belum kamu tahu.
Sisi 1: Perang Harga Sengit vs Insta360
Ini nih yang paling seru. Peluncuran Pocket 4P itu kayak power move dari DJI. Kenapa?
Target Pasar Jelas: Pocket 4P ini bukan cuma upgrade biasa. Ini adalah jawaban langsung DJI atas peluncuran kamera saingannya, Insta360 Luna Ultra (yang punya fitur 8K dan layar lepas).
Strategi Harga Agresif: Awalnya para analis menduga harga Pocket 4P bakal di Rp13,5 jutaan ke atas. Tapi DJI bikin kejutan dengan membanderolnya Rp11,5 jutaan (Standard Combo). Ini sengaja ditempelkan persis di bawah harga kompetitor.
Tujuan Akhir: DJI sengaja rela mengambil keuntungan lebih tipis demi mempertahankan posisinya sebagai "raja" kamera saku dan mengunci pasar, biar pengguna pikirannya tetap ke DJI. Ini bukan cuma jualan kamera, tapi juga memenangkan pertarungan hati dan benak pasar.
Sisi 2: "Akhirnya Dengerin Keluhan" (The Game Changer)
Ini dia nilai jual utama yang bikin banyak orang melirik. Selama ini, kelemahan terbesar Pocket Series adalah cuma punya satu lensa wide-angle. Mau foto atau video yang lebih dekat dan fokus (zoom in), hasilnya jelek karena cuma zoom digital.
Solusi: Pocket 4P datang membawa lensa 60mm f/1.8 (setara zoom optik 3x). Ini solusi dari masalah klasik yang selama ini dikeluhkan pengguna.
Hasilnya: Kini pengguna bisa motret bokeh alami buat konten, makanan, atau detail kecil tanpa harus mendekatkan kamera ke objek. Ini yang bikin para kreator konten dan vlogger pada ngefans banget.
Sisi 3: Bukan Cuma Senyum, Ada "Sakit" Juga
Nah, ini sisi lain yang penting banget buat kamu pertimbangkan. Karena ini barang baru, ada aja gigitnya.
Panad dan Berat (Head Heavy): Nambah satu lensa bikin bobot naik ke 230g. Rasa pegangnya jadi berat di atas (kepala kamera lebih berat dari genggaman). Buat yang tangannya kecil, ini bakal bikin cepat pegel.
Bisa Jadi "Kipas Angin" (Panas): Dua lensa dan prosesor canggih bikin hawa panas keluar lebih cepat. Apalagi dipakai terus-terusan, rasanya kayak megang hand warmer.
Boros Baterai: Dengan pemakaian normal (rekam, lihat hasil, standby), baterai cuma tahan sekitar 3 jam. Siap-siap bawa power bank.
Kabel Ribet: Buat yang beli paket Vlog Combo, isinya banyak tapi kabel charge-nya beda-beda (buat kamera, remote, dan mic-nya). Jadi kalau mau charge semua, bawaannya jadi banyak.
Software Masih "Beta": Banyak pengguna ngeluh soal fokus yang kadang lemot pas awal nyala, layar yang ngadat atau stutter, dan baterai yang tetap habis meskipun udah dimatikan (istilahnya false shutdown). Ada juga yang komplain soal kualitas gambar di lensa 60mm yang nggak sebagus lensa utama dan warnanya susah disamain.
Sisi 4: "Otak" di Balik Dua Lensa
Ini dia sisi keren yang jarang dibahas. Karena ada dua lensa, Pocket 4P bisa mendeteksi kedalaman objek secara fisik (efek parallax). Hasilnya:
Efek bokeh (blur background) jadi lebih alami dan terlihat kayak kamera profesional, bukan hasil manipulasi software doang.
Fitur ActiveTrack 8.0 juga makin cerdas dan akurat dalam mengikuti objek karena udah punya data kedalaman yang lebih baik.
Kesimpulan
Jadi, Pocket 4P ini emang lagi diincer banyak orang, bukan cuma karena kamera saku yang canggih, tapi juga karena ini adalah "senjata perang" DJI buat ngelawan kompetitor. Ini adalah kamera yang dengerin keluhan pengguna (dikasih lensa zoom) tapi juga punya beberapa gigitan (panas, berat, software masih perlu polish) yang bikin sebagian orang nyebutnya "setengah matang". Buat yang ngerti semua ini, Pocket 4P tetaplah pilihan yang menarik banget!